Usai Jalani Masa Isolasi, PDP Asal Dayeuhluhur Dinyatakan Negatif

CILACAP.NEWS | Cilacap – Seorang pasien dalam pengawasan AM (29), PDP positif Covid-19 asal Kecamatan Dayeuhluhur yang menjalani masa isolasi selama 27 hari di Rumah Sakit Umum Daerah Majenang dinyatakan negatif dan kondisinya mulai membaik. Terkait hal itu Tim Gugus Tugas Covid-19 Dayeuhluhur melakukan penjemputan yang bersangkutan, Minggu (17/5).

Diketahui AM terpapar Covid-19 Cluster Gowa, sesuai data contact tracing atau riwayat kontak yang bersangkutan terpapar virus corona yang dibawa oleh ayahnya usai menghadiri kegiatan jamaah tabligh di Gowa Sulawesi. Dengan rekomendasi RSUD Majenang maka yang bersangkutan segera dipulangkan ke kampung halamanya di Dusun Masa, RT. 02 RW. 01 Desa Bolang, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap.

Hal tersebut dibenarkan oleh Danramil Dayeuhluhur Kapten Inf Agus Wantoro yang turut memantau proses penjemputan di RSUD Majenang.

Tampak hadir, Staf Ahli Bupati Cilacap Bpk Drs. Wijonardi, MM, Camat Kec Dayeuhluhur yang diwakili Kasi Trantib Bpk Eman SH, Kapolsek Dayeuhluhur Iptu Anwar SH, Babinsa Koramil 17 Dayeuhluhur Sertu Orbani, Bhabinkamtibmas Desa Bolang Briptu Heru, Kepala UPT Puskesmas 1 dr. Fery Sulistya dan Kepala Desa Bolang Bpk Rukman.

“Saudara AM merupakan PDP yang berada diwilayah binaan Koramil 17 Dayeuluhur. Kami merasa senang dengan kabar dari pihak RSUD Majenang yang menyatakan dirinya negatif dan kondisinya membaik. Kami dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Dayeuhluhur terus mengawal proses penjemputan. Kami sudah luncurkan 1 unit Mobil Ambulance dari Puskesmas Dayeuhluhur 1 untuk menjemput yang bersangkutan, untuk selanjutnya pulang ke rumahnya di Desa Bolang,” terang Kapten Agus Wantoro.

Staf Ahli Bupati Cilacap Drs. Wijonardi, MM yang ditugaskan di lapangan dalam rangka pencegahan Covid 19 menegaskan terkait pemulangan Sdr. AM.

Baca Juga  Rapid Test Digelar di Pasar Hewan Kutasari

“Dia dipulangkan karena sudah dinyatakan negatif, akan tetapi masih harus melalui hasil tes terakhir untuk memastikan, bahwa betul-betul bersih dari virus Corona, dgn di umumkan bahwa pasien yg berinisial AM (29) kondisinya sudah membaik dan sangat baik, ” tegasnya.

Lanjutnya, tindakan preventif tetap dilakukan sampai kita tes terakhir yang diambil benar-benar bersih (negatif), oleh karena itu untuk menjaga disarankan yang bersangkutan supaya mejalani karantina mandiri, tetap ikuti anjuran pemerintah tentang menjaga protokol kesehatan, kalau kondisi semakin hari bertambah fit, kami yakin virus akan hilang, tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *