Tim Dalwaslat Korem 071/WK Tinjau Latbakjatri Kodim 0703 Cilacap

Cilacap-Tim Pengendalian dan Pengawasan Latihan (DalWaslat) Korem 071 Wijayakusuma yang dipimpin Perwira Seksi Latihan (Pasilat) Mayor Inf Ahmad Rofik Alfian meninjau langsung proses latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Triwulan III tahun 2020 Kodim 0703 Cilacap di Lapang Tembak Kodim, di Desa Welahan, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Rabu (2/9).

Kedatangan Tim Dalwaslat diterima langsung Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kodim 0703 Cilacap Kapten Inf Agus Sudarso didampingi Komandan Latihan (Danlat) Kapten Inf Suwanto dan para Perwira yang menjabat Koordinator Materi (Koormat) diantaranya Koormat Bak Pan Kapten Inf Kadisan dan Koormat Pistol Kapten Inf Sueb.

Dalam kesempatan itu, Komandan Latihan Kapten Inf Suwanto melaporkan sekaligus memaparkan pelaksanaan kegiatan menembak yang sudah dilaksanakan dalam dua hari tersebut.

Selaku Dalwaslat Mayor Inf Ahmad Rofik Alfian meninjau langsung mekanisme latihan, sejauh mana pelaksanaanya apakah sudah sesuai dengan prosedur latihan yang sudah ditetapkan Komando Atas.

Menurutnya Tim Dalwaslat Korem 071/WK, memiliki tangggung jawab terhadap pelaksanaan latihan menembak diseluruh Satuan jajaran termasuk didalamnya Kodim 0703 Cilacap.

Adapun tujuanya adalah sebagai fungsi pengendalian dan pengawasan latihan agar mekanisme latihan sudah diterapkan dengan benar oleh penyelenggara latihan. Mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan pengakhiran.

“Selain itu kita cek dilapangan apakah mekanisme latihan sudah dilaksanakan oleh peserta latihan, “ujarnya.

Lebih lanjut, “Dengan adanya peninjauan dilapangan kita akan tahu adanya permasalahan atau kendala dalam latihan, sehingga nantinya dapat menjadi bahan evaluasi bagi Komando Atas dalam penyelenggaraan latihan kedepan,” tambahnya.

Selain itu dirinya berharap latihan menembak yang dijadwalkan setiap triwulan ini memberi dampak yang positif bagi kemampuan prajurit dalam hal menembak senjata ringan.

Baca Juga  Danramil 12/Kedungreja Hadiri Peringatan Nabi Muhammad SAW di Desa Kaliwungu

“Meskipun kita adalah prajurit kewilayahan, kemampuan menembak adalah kemampuan dasar yang harus dipelihara dan terus ditingkatkan. Untuk itu setiap prajurit harus menyadari bahwa latihan ini adalah bagian dari kesejahteraan prajurit, yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab dan penuh semangat. Sehingga apa yang menjadi sasaran latihan dapat tercapai maksimal sesuai harapan pimpinan,” tandasnya.

Oke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *