Prajurit Kodim 0703 Cilacap Berlatih Tata Cara Apel dan Yel yel

oleh -28 views

Cilacap – Pandemi Covid-19 sudah mewabah lebih dari satu tahun lamanya, prajurit TNIpun sudah terlibat dalam penanganan virus tersebut. Sebagai garda terdepan dalam upaya penanganan pandemi global, para prajurit khususnya yang bertugas di kewilayahan tentu lebih banyak bergelut dengan operasi yustisi dan berbagai kegiatan sinergi lainya bersama dengan unsur di daerah.

Terkait hal tersebut, seiring berjalanya waktu, untuk menjaga kemampuan militer dasar agar selalu terasah dengan baik, prajurit Kodim 0703 Cilacap mengikuti latihan Peraturan Militer Dasar (Permildas) dalam hal ini latihan tata cara apel dan Yel- yel, yang disupervisi oleh Staf Operasi Kodim, bertempat di halaman Makodim, Jln. Jenderal Sudirman, No. D-1 Cilacap, Rabu (20/1).

Dalam kesempatan itu, Pejabat Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kodim 0703 Cilacap Kapten Chb Sutarman, SH, mengatakan Latihan dasar yang dilaksanakan merupakan tindak lanjut dari arahan dari Tim Waslakgiat Kodiklat TNI AD terkait penerapan / sosialisasi materi permildas sesui dengan ketentuan atau Buku Petunjuk (Bujuk) terbaru, untuk keseragaman di seluruh Satuan TNI AD.

“Latihan ini kita lakukan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut, saat ini kita sedang latihkan tata cara apel sesuai Buku Petunjuk Teknis (Bujuknis) terbaru dari Kodiklat TNI AD kepada para prajurit Kodim maupun yang ada di jajaran kita,”

Dia berharap dengan adanya latihan ini akan menyegarkan kembali kemampuan prajurit terhadap peraturan militer dasar dalam hal ini tata cara apel yang terbaru.

“Didalam apel sendiri terdapat kombinasi mulai dari peraturan baris berbaris, peraturan penghormatan militer yang sudah diatur sedemikian rupa untuk memudahkan dalam pelaksanaanya. Selain itu latihan yel-yel diharapkan dapat membangun soliditas prajurit agar lebih kompak dan bersemangat dalam bertugas,” harapnya.

Sesuai fungsinya, Staf Operasi Kodim memiliki fungsi menyelenggarakan latihan kepada seluruh prajurit, sesuai kalender latihan yang sudah digariskan dalam program Komando Atas.

“Mana kala prajurit lupa akan permildas maka yang paling bertanggung jawab adalah kami. Jadi sudah menjadi kewajiban kami untuk mengingatkan para prajurit melalui latihan-latihan yang kita gelar secara berkala dan terjadwal,” tutupnya. Oke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *