Pemkab Cilacap Gelar Rakor Persiapan Vaksinasi Covid-19 Tahap II

oleh -68 views

Cilacap- Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0703 Cilacap Mayor Inf Drs. Abdul Asis Lallo mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka persiapan Tim Pelaksana Vaksinasi Covid-19 Tahap II, yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap, bertempat di Ruang Gadri Rumah Dinas Bupati Cilacap, Jln Jenderal Sudirman No. 32 Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (11/2).

Hadir dalam kegiatan, Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, Wakil Bupati Syamsul Aulia Rahman, Sekda Drs. Farid Maruf, ST, MM, Asisten 1 Sekda Drs. Dian Setya Budi, Wakil Ketua DPRD Cilacap Purwati, Spd, Kasdim 0703 Cilacap Mayor Inf Drs. Abdul Asis Lallo, Kabag Ops Polres Cilacap Kompol Ahmad Ghifar Al Akhfaqsi, S.H., S.I.K, dan Kadinkes Kabupaten Cilacap dr. Pramesti Griyana Dewi serta pejabat terkait lainya.

Kegiatan ini juga diikuti secara virtual (Zoom Meeting) oleh seluruh pejabat pemerintah tingkat Kecamatan yang ada di Kabupaten Cilacap termasuk didalamnya para pejabat Danramil, Kapolsek dan Kepala Puskesmas.

Dikatakan Bupati Cilacap, kegiatan ini merupakan tindak lanjut pencanangan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten
Cilacap. Oleh karena itu, dirinya menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan Rakor ini.

“Harapanya dengan masuknya vaksin covid-19 di Kabupaten Cilacap, dapat mengurangi transmisi/penularan COVID-19, menurunkan angka
kesakitan dan kematian akibat COVID-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari COVID-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi,” harapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Vaksin tahap I yang diterima Kabupaten Cilacap sebanyak 11.760 dan sasaran tahap 1 berjumlah 5.864 orang yang terdiri dari 5.854 Nakes dan 10 tokoh masyarakat.

Adapun penyuntikan tahap II akan dilakukan pada tanggal 7 -17 Februari 2021, dengan sasaran Tenaga Pendidik sebanyak 11.885 orang, Pedagang Pasar sebanyak 9.403 orang, Tokoh Agama sebanyak 157 orang, Wakil Rakyat sebanyak 49 orang.

“Adapun Pegawai Pemerintah sebanyak 6.706 orang, Aparat Keamanan (TNI, POLRI, SATPOL PP) sebanyak 2.352 orang, Pelayanan Publik (petugas Damkar, BPBD, BUMN, BPJS, Perangkat Desa) sebanyak 8.624, petugas transportasi sebanyak 2.930 orang dengan total tahap II sebanyak 42.106 orang,” jelas Tatto.

Oke