Menolak di Rawat Akibat Covid-19, Wanita Asal Desa Tinggarjaya Ini Akhirnya Meninggal Dunia

oleh -53 views

Cilacap – Hasil Test Antigen pada tanggal 28 Juli 2021 di Klinik Karlina Sidareja pasien dinyatakan positif Covid-19, namun ketika akan dirujuk ke RS Aghisna Sidareja, pihak keluarga menolak untuk dirawat dan meminta untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah.

Namun naas, keesokan harinya, wanita berinisial SM (51 thn) warga RT 01/05 Desa Tinggarjaya Kecamatan Sidareja ini meninggal dunia pada Kamis (29/7/21) sekitar pukul 02.30 WIB dan dimakamkan tidak menggunakan protap pemakaman secara Covid-19 sebagaimana mestinya,

Terkait kejadian tersebut, Babinsa Koramil 11/Sidareja Sertu Panca YH., bersama Tim penanganan Covid-19 Kecamatan Sidareja segera mendatangi rumah duka di Dusun Nusadadi RT 01/05 Desa Tinggarjaya untuk mendata jumlah keluarga Almarhumah agar dikemudian hari apabila ada yang bergejala atau tertular Covid-19, akan memudahkan Satgas untuk melaksanakan Contact tracking.

Dikatakan Babinsa Sertu Panca, kedatangannya bersama Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Sidareja ini untuk mendata atau tracing kontak keluarga terpapar Covid-19 agar saat ada gejala yang mengarah kepada Covid-19 bisa segera dilakukan penanganan agar kejadian seperti semula tidak terulang lagi.

“Kedatangan kita ke rumah duka selain menyatakan bela sungkawa juga untuk memberikan edukasi kepada pihak keluarga terkait bahaya virus Covid-19. Kita tidak berharap mereka juga kena namun apabila ada pihak keluarga yang mengalami gejala mengarah Covid-19, bisa kita lakukan penanganan agar tidak menyebar ke warga lainnya,” Kata Sertu Panca.

Ika AMD, selaku bidan desa yang mengetahui persis awal mula gejala yang dimiliki Almarhumah menuturkan bahwa sebelumnya dia mendapat telepon dari anak korban yang melaporkan bahwa saat itu tubuh ibunya lemas dan mengalami sesak nafas setelah paginya memeriksakan kesehatan di Klinik Karlina.

Namun ketika saya menelepon ke RS Aghisna Sidareja untuk menanyakan apakah ada ruang kosong untuk pasien, setelah ada konfirmasi dari pihak Rumah Sakit, pihak keluarga malah menolak untuk dirawat dan meminta untuk melaksanakan isolaai mandiri di rumahnya dan keesokan harinya meninggal dunia,” Tuturnya.

Selain mendata anggota keluarga maupun warganya yang kontak erat dengan almarhumah, direncanakan keesokan harinya akan dilaksanakan penyemprotan desinfektan di rumah korban agar virus Covid-19 ini tidak menyebar ke warga ataupun wilayah lainnya. (Urip)