Dandim Cilacap Serahkan 2 Unit Kendaraan Dinas untuk Operasional Kepala Staf dan Persit

oleh -22 views

Cilacap – Komandan Kodim (Dandim) 0703 Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, SIP, secara resmi menyerahkan 2 (dua) unit Kendaraan Dinas (Randis) yaitu 1 unit Kendaraan Innova untuk kendaraan dinas Kepala Staf Kodim (Kasdim) dan 1 unit kendaraan Avanza untuk Operasional Persit KCK Cabang XVIII Dim Cilacap. Penyerahan kunci bertempat di halaman Makodim, Jln. Jenderal Sudirman No. D-1 Cilacap, Jumat (21/5).

Tampak hadir, Dandim 0703 Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, SIP, Kasdim Mayor Inf Drs. Abdul Asis Lallo beserta Perwira Staf, para Danramil jajaran, perwakilan Bintara, Tamtama, PNS serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XVIII Dim Cilacap Ny. Ninda Andi Afandi beserta pengurus Persit Cabang.

Dalam sambutanya Dandim mengatakan upaya pengadaan kendaraan dinas di satuan yang dipimpinya merupakan keharusan bagi seorang pemimpin guna mendukung tugas pokok Satuan yang kian hari semakin kompleks.

” Saya sebagai Dandim sudah difasilitasi kendaraan Fortuner, namun saya lihat Kasdim selama ini menggunakan kendaraan Avanza. Apabila kita melihat sedemikian pentingnya kendaraan dalam mendukung tugas, baik itu bersinergi dengan pemerintah daerah maupun instansi lainya, tentunya dibutuhkan kecepatan, nah tentunya diperlukan kendaraan yang lebih bertenaga, oleh karena itu kita berupaya mendukung Kasdim dengan Mobil Innova,” kata Dandim.

Lebih lanjut, Kendaraan dinas Avanza yang selama ini dipakai Kasdim diserahkan kepada Ketua Persit KCK Cabang XVIII Dim Cilacap untuk dioperasionalkan guna mendukung dan membantu kegiatan Persit sehari-harinya.

Dalam kesempatan itu, Dandim memotivasi seluruh Perwira dan pengurus Persit tentang pentingnya empati dan kepedulian terhadap rekan maupun Satuan.

“Rekan-rekan harus kompak mulai pangkat paling bawah di Koramil – Koramil, mari berbuat kebaikan, saling peduli dengan teman peduli dengan anggota kita, saudara kita. Apa yang bisa kita bantu ya kita bantu, jangan pernah bosan dan berhenti berbuat kebaikan,” ucapnya.

Ditegaskan Dandim bahwa tidak ada muatan apa-apa dan tidak ada hal yang istimewa ketika pimpinan berbuat untuk Satuan maupun anak buahnya.

“Saya ulangi lagi tidak ada yang istimewa dari apa yang dilakukan setiap Komandan dan diri saya sendiri Andi Afandi adalah sudah seharusnya. Maka anda harus bertanya dalam diri anda kalau tidak berbuat apa – apa. Kalaupun anda berbuat maksimal maka itu adalah sudah seharusnya, tidak ada istimewanya dan tidak ada hebatnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ” Pangkat dan jabatan memang didesain dan diberikan amanah dari Allah Subhanahu wa ta’ala dan negara untuk berbuat maka anda harus bertanya, sejauh mana kita berbuat, kalau anda tidak berbuat maka saya lurus pada arah yang baik,” tegas Dandim. Oke