Babinsa Koramil 06 Kesugihan Pantau Distribusi BST Tahap II

CILACAP.NEWS | Cilacap – Dalam rangka memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementrian Sosial RI, para Babinsa jajaran Koramil 06/Kesugihan bersama anggota Polsek melaksanakan kegiatan pemantauan penyaluran (BST) tahap II kepada masyarakat tidak mampu yang terdampak Covid 19 betempat di Balai Desa setempat.

Adapun distribusi bantuan dilakukan oleh PT. Pos Indonesia di 16 Desa yang ada di Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Minggu (7/6/20).

Kegiatan penyaluaran BST tersebut dipantau langsung oleh Camat Kesugihan Basuki Priyo Nugroho S.Sos., M.Si., Danramil 06/Kesugihan yang diwakili oleh Bati Tuud Pelda Turmadi, Kapolsek Kesugihan AKP Gunung Krido W S.H serta para Kades di 16 Desa di Kecamatan Kesugihan.

Dalam kesempatan itu Bati Tuud Koramil 06/Kesugihan Pelda Turmadi menegaskan proses distribusi BST (Bantuan Sosial Tunai) perlu mendapat pemantauan dari aparat karena kegiatan berpotensi timbulnya kericuhan, karena ini menyangkut bantuan uang yang saat ini sangat dibutuhkan oleh warga.

“Selain itu kemungkinan terjadinya pelanggaran social distancing sangat mungkin terjadi. Oleh karena itu dengan adanya pemantauan ini kita berharap warga tetap mematuhi protokol kesehatan, diantaranya memakai masker, PHBS dengan rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak serta tidak berkerumun, sehingga kita semua aman dari virus Covid-19, ” tegasnya.

Selain itu dengan adanya sinergitas TNI-Polri dan Pemcam setempat dalam pemantauan BST ini diharapkan dapat menjamin rasa aman, nyaman dan yang tak kalah penting proses distribusi bantuan dari Kemensos ini berjalan lancar dan tepat sasaran.

Senada dengan apa yang disampaikan Bati Tuud, Forkompimcam melalui Camat Kesugihan juga menghimbau para penerima BST agar dalam kegiatan penyaluran BST tetap mempedomani protokol kesehatan penanganan Covid 19.

Baca Juga  Danramil Bersama Tim, Intensifkan Operasi Masker

“Walaupun kita sudah memasuki era New Normal, protokol kesehatan harus tetap dilakukan dan menjadi gaya hidup kita. Para warga penerima wajib memakai masker, tetap jaga jarak dan cuci tangan sebelum dan sesudah menerima BST,” jelas Basuki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *